River Safari Cruis

Bekantan are native to the wetland forest. They are living among trees. So while on river safari cruise.

Summer course Program

Proboscis monkey conservation in Bekantan Research Station Curiak Island South Kalimantan

Donation for Bekantan Conservation

WA 0812 5826 2218 (SBI Official) | Paypal ID Saveproboscismonkey| BNI ACC 0339933396

Observation

Observation Proboscis Monkey Habitat in Curiak Island South Kalimantan

Endangered Species

Support and Help Amalia Rezeki and Her SBI Foundation For Bekantan Conservation in South Kalimantan - Indonesia

Sabtu, 20 Desember 2014

Lucky Boypun Peduli Bekantan

LUCKY BOY  : sebuah distro dibilangan jl. Sie Jingah Banjarmain yg menjual produk minyak rambut dan pakaian jadi dengan brand bekantan. Distro yang dipimpin dan dikelola anak muda yg berbakat ini, dengan sukarela dan kepedulian tinggi telah membangun kemitraan dengan Sahabat Bekantan Indonesia. Ia menjadi donatur tetap terhadap pelestarian bekantan. Sungguh hal yg luar biasa. Anak semuda ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap primata maskot provinsi Kalimantan Selatan. Apresiasi untuknya.

Donasi Sahabat Bekantan

Bantu Kami Dalam Upaya Sosialisasi dan Konservasi Bekantan (Nasalis larvatus) melalui Donasi Rek. BNI 03399 33396 atau dengan membeli satu atau beberapa merchandise (souvenir) keren berikut ;

1. Mug Cantik Sahabat Bekantan
Dengan membeli salah satu mug keren berikut anda berarti sudah turut berkontribusi nyata dalam upaya pelestarian Bekantan (proboscis monkey). Miliki Mug keren berikut untuk melengkapi koleksi, sebagai hadiah ultah, kado pernikahan, atau ucapan terimakasih kepada orang-orang yang anda cintai.
Mug Cantik Save Our Mascot

Mug Cantik Save Our Mascot
Terdapat beberapa variasi Mug, harga satuan @Rp. 35.000,- (belum termasuk ongkir)

2. Boneka Bekantan
Dengan memiliki boneka ini anda tidak hanya akan mendapatkan koleksi boneka yang imut dan lucu tetapi juga turut membantu menyelamatkan Bekantan dari ancaman kepunahan. Ayo buruan lengkapi koleksi bonekamu dengan membeli marchendise boneka bekantan yang lucu dan imut ini. 
Koleksi Boneka Imut Sahabat Bekantan
Boneka Bekantan Besar @Rp 100.000,-
Boneka Bekantan Kecil @Rp 85.000,-
(Belum termasuk Ongkir)

3. Kaos Save Our Mascot
Jangan bilang kamu penyayang binatang sebelum memiliki Kaos keren Save Our Mascot yang satu ini. Ayo tunjukan aksimu, miliki segera kaos keren ini dan bantu kami selamatkan mereka dari kepunahan.
Kaos Bekantan Save Our Mascot
@Rp 150.000,- /pcs
4. Sweater Save Our Mascot
Siapa bilang donasi itu sulit?, dengan membeli sweater keren ini kamu sudah turut membantu Sahabat Bekantan Indonesia dalam kegiatan konservasi dan pelestarian habitat Bekantan (Nasalis larvatus).
Sweater Save Our Mascot
@Rp 250.000,- /pcs

5. Pin Sahabat Bekantan/Save Our Mascot
Buktikan bahwa kamu juga peduli "Si Mascot" dengan membeli koleksi Pin yang lucu dan imut dari Sahabat Bekantan berikut. Terdapat beberapa varian pin yang bisa kamu miliki, ayo buruan lengkapi koleksimu. Mari Selamatkan Bekantan !

Harga Pin @Rp 10.000,- pcs


Untuk Info dan Pemesanan Silahkan Contact Amalia : 082154928889 atau kunjungi kami di facebook Sahabat Bekantan



Aksi Konservasi Bersama Relawan 5 Negara

Upaya Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) dalam menyebarluaskan semangat konservasi tidak semata-mata hanya terfokus sosialisasi melalui media. Tetapi juga turut action melalui kegiatan aksi konservasi.
Kegiatan Tanam Pohon Di lokasi ekowisata Pulau Bakut


Kegiatan aksi konservasi yang dimaksud salah satunya adalah seperti kegiatan yang  digelar pada 25 September sampai dengan 2 Oktober 2014 lalu. Menariknya kegiatan ini tidak hanya di ikuti oleh SBI dan relawan dari Indonesia saja tetapi juga  diikuti oleh relawan dari lima negara.  
Tanam Mangrove bersama relawan dari berbagai negara
Aksi sosial tersebut digelar di kawasan ekowisata Pulau Bakut, Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan. Adapun rangkaian kegiatan yang di laksanakan antara lain, Penelitian, Penanaman Pohon, Pembersihan Sampah, Mengajar bahasa inggris disekolah terdekat serta sosialisasi konservasi kepada masyarakat sekitar  tentang pentingnya menjaga lingkungan khususnya Pulau Bakut.

12 Tahun Lagi Bekantan Bisa Punah

Bekantan - Proboscis monkey
Bekantan      (Nasalis  larvatus)   adalah  primata    yang    termasuk    dalam family   Cercopithecidae,   subfamili   Colobinae.       Bekantan   adalah   salah   satu satwa dilindungi endemik Borneo. Penyebaran alaminya hanya terbatas di Pulau Borneo yang secara administratif meliputi tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunai Darusalam. Bekantan berstatus satwa dilindungi baik secara nasional maupun internasional. Secara nasional  bekantan dilindungi berdasarkan  Peraturan   Pemerintah   nomor   7   tahun   1999  (Pemerintah   RI, 1999a). 
Secara internasional bekantan termasuk dalam Appendix  I CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora)    dan   sejak  tahun   2000    masuk    dalam     kategori  endangered      species berdasarkan Red Book IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) (Meijaard et al., 2008).         Selain itu, sejak tahun 1990 bekantan  ditetapkan   menjadi   maskot   fauna   Provinsi   Kalimantan   Selatan. Negara  tetangga   kita   Malaysia   juga   melindungi   satwa   berekor   panjang   ini melalui Wild Life Protection Ordinance sejak tahun 1958.

            Habitat     bekantan     banyak    mengalami     kerusakan     dan populasinya mengalami penurunan. Kerusakan habitat lebih cepat terjadi pada habitat bekantan yang berada di tepi sungai. Hal itu dikarenakan kawasan hutan di tepi     sungai    mudah       dijangkau     dan     dialihfungsikan   menjadi    areal permukiman, tambak maupun areal pertanian. Luas kawasan yang menjadi habitat   bekantan   pada   awalnya   diperkirakan   29.500   km , namun,   40% diantaranya     sudah    berubah fungsi   dan   hanya   4,1%    saja  yang   berada di kawasan   konservasi   (McNeely et   al.,  1990). 

Penyempitan   dan   penurunan kualitas habitat tersebut diikuti oleh penurunan populasi bekantan. Tahun 1987 populasi bekantan diperkirakan 260.950 ekor dan sekitar 25.625 ekor diantaranya berada di kawasan konservasi (MacKinnon, 1987). Tahun 1995 populasi bekantan menurun menjadi sekitar 114.000 ekor dan hanya sekitar 7.500     ekor  yang    berada   di  dalam    kawasan    konservasi   (Bismark,   1995), sehingga   dalam   kurun   waktu   sekitar   10   tahun   terjadi   penurunan populasi sebesar   50%.    Laporan   terakhir   menurut   Meijaard  et  al.  (2008)  dan   Gron (2009) menyatakan bahwa penurunan populasi bekantan berkisar antara 50- 80% selama kurun waktu 36-40 tahun terakhir. (Elisa m)

Sosialisasi Pelestarian Bekantan Di Kalangan Pelajar

Sosialisasi pelestarian bekantan di SMP Islam Sabillalmuhtadin Banjarmasin.