River Safari Cruis

Bekantan are native to the wetland forest. They are living among trees. So while on river safari cruise.

Summer course Program

Proboscis monkey conservation in Bekantan Research Station Curiak Island South Kalimantan

Donation for Bekantan Conservation

WA 0812 5826 2218 (SBI Official) | Paypal ID Saveproboscismonkey| BNI ACC 0339933396

Observation

Observation Proboscis Monkey Habitat in Curiak Island South Kalimantan

Endangered Species

Support and Help Amalia Rezeki and Her SBI Foundation For Bekantan Conservation in South Kalimantan - Indonesia

Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

Penyelamatan dan Konservasi Bekantan di Kalimantan Selatan

SAHABAT BEKANTAN INDONESIA ( PENYELAMATAN & KONSERVASI BEKANTAN DI KALIMANTAN SELATAN )

" Ada dua hal yang perlu diwariskan kepada anak cucu kita ; Ilmu pengetahuan dan kelestarian alam. Kita semua harus bergerak menyelamatkan tumbuhan dan satwa liar ". (Joko Widodo - Presiden RI)

Bekantan adalah primata endemik Pulau Kalimantan yang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah RI, Nomor 7 tahun 1999, dan masuk dalam daftar merah Lembaga Konservasi Internasional - International Union for Conservation of Nature and Natural Resources ( IUCN ) dan Appendix I CITES ( Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora ). Disamping itu bekantan merupakan fauna identitas " Maskot " kebanggan Provinsi Kalimantan Selatan. 
Alih fungsi lahan, kebakaran hutan, perburuan serta perdagangan liar telah membuat bekantan diambang kepunahan, bahkan pada sebagian kawasan telah terjadi kepunahan lokal. Setiap satu dekade terjadi penurunan hingga 50% dari jumlah populasinya.

Dalam rangka mendukung dan membantu program pemerintah dibidang pelestarian bekantan, serta pengembangan pariwisata, khususnya ekowisata di Kalimantan Selatan 
Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia ( SBI ) sebuah lembaga non profit yang didirikan oleh Amalia Rezeki seorang biologist conservation yang juga dosen Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin - Indonesia, bersama rekan-rekannya yang bermitra dengan Universitas Lambungmangkurat dalam bidang Penelitian, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat serta dibawah binaan Kementerian Negara Lingkungan Hidup Dan Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA ) Kalimantan Selatan, membangun Pusat Penyelamatan Bekantan, yang bergerak dibidang ;1. Sosialisasi & Edukasi Pelestarian Bekantan, 2. Rescue & Evakuasi Bekantan, 3. Rehabilitasi Bekantan, 4. Perbaikan Habitat Bekantan, dan 5. Program pelepasliaran bekantan ke habitatnya. 6. Laboratorium Riset Bekantan yang pertama di Indonesia, bahkan didunia.

Yang kemudian dalam rangka mendukung program pemerintah dibidang pariwisata serta meningkatkan Perekonomian Masyarakat, PAD serta Devisa Negara, SBI bersama BKSDA Kalsel mengembangkan kegiatan dibidang Ekowisata Konservasi Bekantan di Kalimantan Selatan, dan telah dilaunching oleh Walikota Banjarmasin, yang dihadiri oleh Perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel, Ketua DPRD Kalsel, BKSDA Kalsel, Rektor ULM serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya, pada tanggal 27 Maret 2016. Dengan didukung oleh jaringan relawan serta ekspert konservasi dari luar negeri. Akhirnya gaung tentang keberadaan Pulau Bakut sebagai kawasan ekowisata konservasi bekantan mulai mendunia. Untuk itu kemudian SBI membangun kemitraan dengan berbagai pihak, dalam turut mendukung pengembangan kawasan tersebut. Namun demikian harapan SBI, perlu adanya dukungan semua stake holder yang ada terutama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk turut bersama-sama dalam mengembangkan kawasan Pulau Bakut sebagai kawasan perlindungan dan pelestarian bekantan maskot kebanggaan provinsi Kalimantan Selatan tersebut, serta pengembangan potensi ekowisatanya yang mulai diminati wisatawan dunia. Saat ini SBI telah membangun jaringan diempat negara, seperti Prancis, Jerman, Kanada dan Australia dalam mempromosikan ekowisata konservasi bekantan sebagai salah satu andalan pariwisata nasional yang telah dicanangkan Presiden RI.

Selasa, 14 Juni 2016

Lagi, Bekantan di Bunuh dan dipertontonkan

Bekantan.org - Belum hilang dari ingatan kita kasus Novtamaputra yang mendapat kecaman dari masyarakat khususnya pengguna media sosial lantaran mengunggah foto seekor Bekantan hasil buruan di akun instagramnya. 


Kini kasus serupa kembali terjadi, pemilik akun facebook Uchu 'adam Doang mengunggah foto seekor Bekantan yang diduga hasil buruan. Dalam foto tersebut tampak beberapa orang sedang berfoto dengan seekor Bekantan yang diperkirakan sudah mati. 


Seperti dilansir dari newsdetik.com, belakangan diketahui ke enam orang yang ada di foto tersebut adalah  "Adam (dalam gambar bertopi koboi hitam dan yang mengupload foto), Apri (dalam gambar telanjang dada bercelana merah), Ato (dalam gambar berkaos putih celana biru), Inal (dalam gambar memakai topi terbalik berkaos hijau), Intat (dalam gambar telanjang dada bercelana hitam), dan, Bayong (dalam gambar berjaket bergaris putih), kesemuanya berasal dari Dusun Semantir, Desa Mekar Sekuntum, Kec. Galing, Kab. Sambas," jelas Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Sustyo Iriono, Jumat (10/6/2016).

Mengetahui hal ini,  tim BKSDA bersama personel Reserse dan Intel Polsek Teluk Keramat, Sambas melakukan penelusuran dan melacak keberadaan ke enam pelaku perburuan primata endemik yang hanya ada di pulau Kalimantan tersebut. 

Setelah kurang lebih sepekan akhirnya BKSDA Kalbar berhasil mengamankan ke enam pelaku. Sebagaimana dilansir dari halaman facebook BKSDA Kalbar ;

"Kabar Terkini (Selasa, 14 Juni 2016) dari Kepala BKSDA Kalimantan Timur : Ahamdullilah-Puji Tuhan, Sekitar pukul 11 Wita ke-6 (enam) orang pelaku penganiayaan terhadap satu individu Bekantan (Nasalis larvatus"

Mereka ditangkap disalah satu perusahaan perkayuan sektor Senoni, Desa Lebak Silong, Kecamatan Sebuluh, Kabupaten Kutai Kertanegara.  Berdasarkan pengakuan mereka, satwa tersebut dibunuh dan dikonsumsi.

Saat ini mereka diamankan untu diperiksa/ disidik lebih lanjut oleh PPNS di Mako SPORC Brigade Enggang, dengan tetap berkoordinasi dengan Polres dan Kejaksaan setempat. Barang Bukti sementara berupa HP dan senjata tajam.

Kita berharap kedepan semoga tidak ada Novtama dan Uchu berikutnya. Bagaimanapun menyakiti, dan memperlakukan hewan secara tidak pantas bukanlah hal yang dibenarkan, terlebih-lebih mempertontonkannya. Apalagi Bekantan (Nasalis larvatus) adalah hewan yang dilindungi tidak saja secara hukum nasional tetapi juga internasional.

Kamis, 02 Juni 2016

Stop Perdagangan Satwa Liar

Sahabat Bekantan Indonesia - Masih maraknya perburuan dan perdagangan satwa liar khususnya Bekantan membuat Amalia Rezeki Ketua Sahabat Bekantan Indonesia semakin gencar melakukan sosialisasi. Termasuk saat menjadi pembicara pada Seminar Hari Lingkungan Hidup Dunia 2016 di Aula Sasangga Banua Pemprov. Kalsel, Kamis (2/6/2016) kemarin. 

Dalam paparannya Amalia menegaskan, bahwa bekantan adalah satwa langka dan dilindungi undang-undang. Acaman hukumannya tidak main-main bagi yang memburu dan memperjual belikannya adalah kurungan penjara dan denda seratus juta rupiah. 

Amalia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memburu satwa endemik maskot Provinsi Kalimantan Selatan ini hanya karena masih percaya mitos misalnya dagingnya dikonsumsi untuk obat kuat lelaki. Hal tersebut menurutnya sangat memprihatinkan oleh karenanya Ia mengajak peserta seminar yang berasal dari berbagai daerah di Kalsel untuk turut menjadi relawan dalam mensosialisasikan perlindungan terhadap Bekantan dari perusakan habitat, perburuan dan perdagangan.


Selain Amalia dari Sahabat Bekantan Indonesia, dan Syahbuddin dari STKIP PGRI seminar Lingkungan Hidup 2016 yang bertemakan "Stop Perdagangan Satwa Liar, Selamatkan Keanekargaman Hayati Indonesia" juga menghadirkan pembicara tamu dari luar negeri yakni Alastair Galpin dari University of Auckland. 

Dalam kesempatan tersebut, Mr Al (sapaan Alastair Galpin), mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak serakah terhadap alam. Banyak perbuatan manusia yang saat ini tidak ramah dengan lingkungan misalnya masih maraknya penggunaan kantong plastik, eksploitasi yang berlebihan dan alih fungsi habitat. Al juga mengingatkan agar manusia hanya mengambil seperlunya saja dari alam. " Take What Only You Need From Nature" tegasnya. 

Rabu, 30 Maret 2016

They comments about SBI

Bekantan.org - Here are some comments from public figures and volunteers to Sahabat Bekantan Indonesia (SBI)

Janny Woodford
I Have never meet someone so passionate, cleaver and caring about everything she does! Not just about the monkeys and the project but also about everyone involved, her home town and everyone in it. She works so hard to organise, promote and share her knowledge and she does it all with smile. With Amalia involved in the project it will not fail, she will make sure of it ! An amazing project, with amazing people, all for the amazing Bekantan. (Janny Woodford - Volunteer from England)

Marie Tannetta – Volunteer from England
Amalia is extremely passionate about the environment and its wildlife. She is an inspiration to others in her country and to people around the world. Her dedication and hard work is making a huge impact in her local community and raising awareness around the issues facing Indonesian animals and habitat. (Marie Tannetta – Volunteer from England)


Obermayer Dora, Hungarian
Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) is one of the most inspirational organisation in Indonesia. They reach a target, they supported how officialy by the government they are proffesional, helpful and sharing. Amalia is an amazing woman pull of energy and always easier to her knowlidge with others. We must say a big thank you to her. Thanks Amalia !. (Obermayer Dora, Hungarian)





Ivan Dacko, Slovakia
Banjarmasin is not very poppular for tourism, but SBI can entertain tourist and traveler who tare interested. Amalia is interisting and educated person. She know a lot about Bekantan and She can share these information. (Ivan Dacko, Slovakia)






Niloy Das - Bangladesh
Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) is doing very good. SBI should work to draws attentions from international organization which will add new dimension in their activity. Amalia is very cordial, knowledgabel and good organizer. She has very good communication skill and through her inovative leadership  i think SBI is growing very quickly. I wish good luck to Amelia, her friends and SBI. (Niloy Das - Bangladesh)




Tanzina Siddiqva Mithin, Bangladeshi
Being a volunteer of SBI is a nice experience, learn new things and gained knowledge about wild life and their conservation. Amalia is a very nice, friendly and cooperative person, we learn lot of things from her, about bekantan and other rare group of animals like Owa-owa. She is trying hard with SBI and I wish all the best to Amalia and SBI. (Tanzina Siddiqva Mithin, Bangladeshi).






Lee Won Young, South Korea


Banjarmasin is a beautiful city which has a balance between nature and city facilities. It was impressive to see the mascott of the city, Bekantan from close distance and also in wild. Amalia was a great friend and perfect guide to us. Thanks to her we could learn the habitats, diet and current situations of Bekantan and local people. (Lee Won Young, South Korea)







Amazing centre to visit to see Bekantan rehabilitation for people who really care are friendly like national geographic. Amalia is so young but she has already a chieved so much! she is an inspiration and a leading force in conservation in Banjarmasin. She is very inspirational.  (Gill Coombs, Australian)








It is very nice to see the work of the Bekantan conservation, the help is very important to save the Bekantans from extinction. The world needs more nice and warm-hearted people like Amalia. (Fabi S., German)









Thank you very much to Amalia, Feri, and all the SBI supporters and friends for letting me help and participate in the noble and important cause of the Bekantan conservation. It was a tremendous experience to have the opportunity to work closely with this amazing species, which is unique to Borneo and to us many challanges in forms of its survival. If was very inspiring for me to be surrounded by people who share such strong passion and commitment towards the Bekantan. My last thought goes to Ciro Jr. I Hope he grows healthy in the forrest!. (Ciro Rendas, Portugal)

Rabu, 23 September 2015

Banjarmasin Trade Expo 2015 : Stand SBI Ramai Di Kunjungi

Partisipasi Sahabat Bekantan Indonesia di Banjarmasin Trade Expo 2015 berhasil menarik perhatian pengunjung. Tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa, bahkan sejumlah tokoh banua juga menyambangi stand SBI.



Banjarmasin Trade Expo diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi ke-489 Kota Banjarmasin. Event ini  dibuka oleh Penjabat Wali Kota Banjarmasin  HM. Thamrin dihadiri Pimpinan Umum Banjarmasin Post Grup Pangeran H. Rusdi Efendi, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Haris Bima Bayuseto, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Drs. H. Agus Surono, M.Si, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin pada Senin (14/09/2015).


Kegiatan yang digelar di Area Gedung Menara Pandang Kota Banjarmasin ini  di ikuti oleh 60 stand salah satunya adalah Stand Sahabat Bekantan Indonesia. Adapun tujuan partisipasi SBI di even ini adalah untuk mensosialisasikan perlindungan Bekantan maskot Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat serta memperkenalkan beberapa program yang di laksanakan oleh Sahabat Bekantan Indonesia salah satunya yaitu Bekantan Ecotour.


Selasa, 14 Juli 2015

Ayo! Kita Jaga Bersama Delta Barito

BANJARMASIN – Mengenal delta Barito. Sungai Barito yang terbentang memiliki gugusan delta yang cukup terkenal bagi para petualang alam liar. Di kepulauan Delta Barito itu terdiri dari Pulau Bakut, Pulau Curiak, Pulau Kembang dan Pulau Kaget.

Berpetualang ke kepulauan Delta Barito bisa dilakukan dengan susur sungai. Aksi sosial dan kepedulian akan alam juga bisa dilakukan dengan cara aksi konservasi dan paling seru yakni kegiatan fotografi.

Salahsatu komunitas, Sahabat Bekantan Indonesia (SBI). Ketua Biodiversitas Indonesia – Sahabat Bekantan Indonesia Amalia Rezeki mengatakan keberadaan empat kawasan tersebut yang terbentuk sebagai kepulauan di delta barito.

Kasatpolair Polresta Banjarmasin AKP Untung widodo pun mengatakan delta barito sebagai salah satu aset kekayaan alam provinsi kalsel yang wajib dijaga kelestariannya.
Dia mengatakan perburuan dan perdagangan satwa langka yang dilindungi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu ancaman nyata.

Perlu dukungan dan peran serta masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian Delta Barito.Selain itu perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan alur dan pesisir sungai barito turut wajib berpartisipasi dalam program pelestarian Delta barito dan satwa di dalamnya.

“Saya menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat kalsel untuk secara aktif peduli kelestarian alam yang ada salah satunya adalah pulau bakut yang saat ini sedang dikembangkan sebagai pusat konservasi bekantan dan menjadi tujuan wisata alam kebanggaan warga kalsel. salam save our mascot,” katanya.(BPost online)

Jumat, 19 Juni 2015

The Center Of Proboscis Rehabilitation (Video)

The Center Of Proboscis Rehabilitation (Video)
Presented By : Sahabat Bekantan Indonesia

Kamis, 19 Februari 2015

Sosialisasi "Selamatkan Bekantan" di I Radio Banjarmasin

Amalia Rezeki, M.Pd Ketua Sahabat Bekantan Indonesia (SBI)
Saat "On Air" Sosialisasi Bekantan di I Radio Banjarmasin

Zulfa Asma Vikra, Anggota DPRD Kalsel yang Juga Dikenal Sebagai Politisi Hijau
Mendampingi Ketua SBI (Amalia Rezeki) Saat On Air di I Radio 


Senin, 05 Januari 2015

Teatrikal "Bekantan Pulang Kampung"

Upaya dan semangat sosialisasi perlindungan Bekantan maskot Kalimantan Selatan nampaknya mulai menunjukan gairah positif, Hal ini terlihat dari semakin bertambahnya pihak yang turut menyuarakan aksi "Save Our Mascot" di berbagai daerah. 
Sahabat Bekantan Indonesia Bersama Pelakon
Aksi teatrikal Bekantan Pulang Kampung

Aksi teatrikal Bekantan Pulang Kampung


Aksi teatrikal Bekantan Pulang Kampung
Di Barabai, salah satu daerah yang beberapa bagian hutannya juga dihuni oleh Bekantan upaya sosialisai perlindungan Bekantan dilakukan dengan cara yang unik yakni aksi teatrikal. Teatrikal yang bertemakan"Bekantan Pulang Kampung" dipersembahan oleh Lapak Seni dan Sastra Dwi Warna Barabai Parisj Van Borneo. Kegiatan yang digelar pada 4 Januari 2015 tersebut juga dihadiri oleh Amalia Rezeki (Ketua Sahabat Bekantan Indonesia) serta Zulfa Asma Vikra, anggota DPRD Kalsel yang juga dikenal sebagai politisi hijau.
Aksi teatrikal Bekantan Pulang Kampung
Aksi teatrikal Bekantan Pulang Kampung
Acara ini  sukses mengundang decak kagum yang menontonnya. Semoga saja kegiatan teatrikal seperti ini bisa digelar tidak hanya di Barabai(HST) tetapi juga diberbagai daerah lainnya khususnya daerah yang juga tercatat memiliki habitat satwa endemik Kalimantan tesebut.

Sosialisasi Pelestarian Bekantan


Sosialisasi Bekantan bersama Lapak Seni Dwi warnah Barabai

Senin, 29 Desember 2014

TALK SHOW - HARI PRIMATA 2015









Jumat, 26 Desember 2014

SBI On The Street

Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) - Upaya sosialisasi konservasi dan perlindungan Bekantan "maskot" Kalimantan Selatan makin gencar digalakkan. Setelah beberapa waktu lalu menggelar sosialisasi di SMPN 6 Banjarmasin, maka kali ini SBI memanfaatkan hari libur nasional (25/12/2014) untuk turun ke jalan. 




Kali ini SBI On The Street mengambil lokasi di Jembatan Barito, disini selain bisa sosialisasi dengan masyarakat yang sedang menikmati pemandangan dari atas jembatan, SBI juga bisa mengamati Bekantan (Nasalis larvatus) di Pulau Bakut yang berada tepat di bawahnya. 
Terimakasih Donasinya
Kegiatan sosialisasi on the street ini terbilang lancar, sambutan masyarakat terhadap tim SBI cukup hangat. Bahkan salah seorang komunitas Biker Banjarmasin yang saat itu sedang beristirahat menyerahkan donasi langsung kepada Tim SBI.

Senin, 22 Desember 2014

Sosialisasi di SMP 6 Banjarmasin

Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi Bekantan oleh Sahabat Bekantan Indonesia di SMPN 6 Banjarmasin.
Penyerahan Sertifikat kepada SMPN 6 Banjarmasin oleh Zulfa Asma Vikra 

Kegiatan Penggalangan Dana Peduli Bekantan

Kegiatan Sosialisasi Bekantan di Lap 1 SMPN 6 Banjarmasin
Terimakasih SMPN 6 Banjarmasin atas antusias dan sambutannya kepada Sahabat Bekantan Indonesia, salam lestari !