Jumat, 28 Agustus 2015
Pelepas Liaran Bekantan - ( Ke-4)
![]() |
| Pelepasliaran Bekantan ke - 4 di Pulau Bakut |
Antara News - Komunitas Sahabat Bekantan Indonesia bersama BKSDA Kalsel dan anggota DPRD Zulva Asma Vikra melepaskan seekor bekantan jantan di kawasan pulau Bakut Kalimantan Selatan, Selasa (4/8). Bekantan yang diduga peliharaan warga yang lepas tersebut ditangkap saat memasuki kantor Dinas Sosial Panti Sosial di Banjarbaru. Foto Antaranews Kalsel/Herry Murdy Hermawan)
Selasa, 14 Juli 2015
Ayo! Kita Jaga Bersama Delta Barito
BANJARMASIN – Mengenal delta Barito. Sungai Barito yang terbentang memiliki gugusan delta yang cukup terkenal bagi para petualang alam liar. Di kepulauan Delta Barito itu terdiri dari Pulau Bakut, Pulau Curiak, Pulau Kembang dan Pulau Kaget.
Berpetualang ke kepulauan Delta Barito bisa dilakukan dengan susur sungai. Aksi sosial dan kepedulian akan alam juga bisa dilakukan dengan cara aksi konservasi dan paling seru yakni kegiatan fotografi.
Salahsatu komunitas, Sahabat Bekantan Indonesia (SBI). Ketua Biodiversitas Indonesia – Sahabat Bekantan Indonesia Amalia Rezeki mengatakan keberadaan empat kawasan tersebut yang terbentuk sebagai kepulauan di delta barito.
Kasatpolair Polresta Banjarmasin AKP Untung widodo pun mengatakan delta barito sebagai salah satu aset kekayaan alam provinsi kalsel yang wajib dijaga kelestariannya.
Dia mengatakan perburuan dan perdagangan satwa langka yang dilindungi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu ancaman nyata.
Perlu dukungan dan peran serta masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian Delta Barito.Selain itu perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan alur dan pesisir sungai barito turut wajib berpartisipasi dalam program pelestarian Delta barito dan satwa di dalamnya.
“Saya menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat kalsel untuk secara aktif peduli kelestarian alam yang ada salah satunya adalah pulau bakut yang saat ini sedang dikembangkan sebagai pusat konservasi bekantan dan menjadi tujuan wisata alam kebanggaan warga kalsel. salam save our mascot,” katanya.(BPost online)
Senin, 29 Juni 2015
Novtamaputra Minta Maaf, Posting Foto Bekantan Hasil Buruan
Pengguna Jejaring Sosial Instagram mendadak ramai setelah pemilik akun Novtamaputra mengunggah foto dirinya bersama seekora Bekantan (Nasalis larvatus), sejenis primata endemik yang merupakan maskot Provinsi Kalimantan Selatan. Di fotonya tersebut Ia berpose bersama seekor Bekantan jantan dan diberi judul "hasil berburu".Kecaman dan komentar bernada prihatin bermunculan tidak hanya di instagram tetapi juga facebook tidak sedikit pula dari mereka meminta Sahabat Bekantan Indonesia menelusuri kebenaran informasi ini dan berharap si pemilik akun di hukum.
Menyadari dirinya menjadi bulan-bulanan kecaman alias di "bully" di media sosial, pemilik akun facebook Novtama Putra Widhyadi ini langsung menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi foto yang di unggahnya.
"Untuk semua orang saya mohon maaf karena telah mengupload foto ini. Ini bukan untuk mencari nama atau apa-apa, saya tidak bermaksud apa-apa, saya mau mengklarifikasi bahwa bukan saya yang berburu hewan ini. Ini adalah hasil buruan orang dikebun keluarga di kampung tepatnya di kabupaten Murung raya. Yang awalnya, buruan orang tersebut adalah babi, karena saya tahu hewan ini langka dan saya juga pertama kali melihat hewan ini secara langsung. Saya sangat minta maaf karena difoto ini saya tulis 'hasil berburu' tapi sebenarnya bukan saya yang berburu dan untuk sekedar diketahui saya tidak memakan daging ini, saya datang ke kampung karena saya pulang liburan, saya sangat meminta maaf sekali untuk seluruh pihak yang merasa dirugikan karena foto ini," tulis novtamaputra, dikutip dari akun instagram.
Kejadian ini hendaknya menjadi peringatan bagi anda pengguna sosial media untuk berpikir lebih "waras" dengan tidak mengunggah foto serupa. Saat tulisan ini dirilis, Novtama telah mengaktifkan privasi di akun instagramnya dan sepertinya telah menonaktifkan akun facebooknya. (mj)
Langganan:
Postingan (Atom)











